
Manajer Arsenal yang
dijabat oleh Arsene Wenger mengungkapkan ia tak ingin buat spekulasi apa saja
terkait dengan kelemahan klub Tottenham jelang kunjungan ke Emirates yang
dilakukan oleh tim asuhan Mauricio Pochettino. Wenger betul-betul
tahu jika calon lawannya tersebut sedang dalam kondisi kurang begitu bagus usai
kesulitannya menjuarai Liga Primer belakangan ini. Terlebih ditambah lagi
dengan kekalahannya 0-1 di Liga Champions dari Bayer Leverkusen.
Meskipun begitu, Wenger
yang baru saja menolong timnya itu hingga lolos menuju babak 16 besar di
kesempatan Liga Champions mengaku tak ingin meremehkan kekuatan Spurs dimana mereka
sempat saling kejar-kejaran di musim lalu dengan Leicester pada
puncak klasemen Liga Primer.
Wenger menambahkan pula jika ia memilih
untuk lebih berkonsentrasi pada timnya lalu mencoba tampil dengan performa
sampai di level paling tinggi. Pihaknya mengharap pada Tottenham untuk mencapai
pada level terbaiknya lalu memberinya respon melalui pertunjukan permainan yang
efektif.
Jelang kompetisi dengan Tottenham, Wenger
yang mengabaikan spekulasi kelemahan lawannya yang tak lain adalah Tottenham
ini semakin membakar semangat para pemainnya. Karena Tottenham bukanlah lawan
yang enteng maka persiapan yang matang harus semakin ditingkatkan lagi.
Melihat dari agen judi bola, Manajer Arsenal ini menegaskan pula
jika ia menganggap seluruh pemain klub yang ada dibawah kendalinya itu semuanya
memiliki peran penting dan tidak dibeda-bedakan. Oleh karena itu, tak pernah
ada perlakuan istimewa terhadap salah satu anggota tim Arsenal. Ia menyebutkan
seluruh skuatnya adalah bagian yang sangat penting dengan tujuan untuk meraih
gelar kejuaraan di musim sepak bola ini.
Di sejumlah musim terakhir, klub Arsenal untuk
pertama kalinya memiliki skuat seimbang baik tim inti maupun tim cadangan.
Tidak mengherankan bila Wenger terus mencoba komposisi baru dan meningkatkannya
dalam setiap kali kompetisi. Bahkan sejumlah nama besar rela tak memulai laga
sejak awal. Mereka ini adalah seperti Olivier
Giroud, Granit Xhaka sampai kiper Petr Cech.
Sejauh ini rotasi Wenger terbukti telah membuahkan hasil yang
positif. Bahkan The Gunners telah berada pada posisi kedua klasemen Liga
Inggris dari 10 laga dengan 23 poin. Pihaknya mempertimbangkan semua pemain
berperan sebagai pemain inti dan yang paling efektif maka merekalah yang akan
diturunkan dalam kompetisi.
Dalam skuatnya tidak ada rencana B dan ia hanya ,menginginkan
hasil yang terbaik. Klub Arsenal juga akan berhadapan dengan laga berat pada
akhir pekan ini dan merekapun
akan melakukan jamuan
dengan tetangganya dari London Utara ini.
Sedikit menengok tentang manajer
Arsenal
dari majalah agen judi bola online yaitu Arsene Wenger asal Prancis adalah
mantan pemain sepak bola. Wenger telah menjadi manajer untuk Arsenal mulai
tahun 1996. Wenger sekaligus menjadi manajer klub Arsenal paling lama dan
paling sukses memenangkan gelar utama.
Para pakar sepak bola memberinya
apresiasi atas kontribusinya merevolusi sepak bola pada akhir 1990-an di
Inggris lewat pengenalan perubahan pada diet pemain dan pelatihan. Ia memiliki
julukan hangat "Le Professeur" yang dipakai oleh para penggemarnya
serta media Inggris sebagai cermin atas sikap rajinnya itu.